Nama saya Haji Jamal, umur 50 tahun. Saya seorang pengusaha yang memiliki beberapa showroom mobil. Saya tinggal di Depok. Dulu saya mengidap maag yang sangat menyiksa. Tapi sekarang saya sudah terbebas dari penyakit tersebut, setelah mengkonsumsi Madu hijau.

Saya mengidap maag bertahun-tahun. Penyakit ini terjadi karena dari kecil saya gemar mengkonsumsi makanan yang pedas-pedas, terutama Pecel. Kalau sudah makan pecel sama krupuk, waduh saya sampai lupa daratan. Sangking edannya makan krupuk pecel, waktu SD saya sempat kena penyakit disentri. Yah begitulah lawong makannya krupuk pecel, minumnya es campur. Begitu hampir setiap hari. Jadi seperti gelas yang kena panas dan dingin. Gelas aja pecah, apalagi lambung saya.

Waktu itu sakit maag saya bisa sembuh sih. Tapi sayangnya gak bisa tuntas-tas-tas. Saat beranjak remaja dan dewasa, lambung saya itu sering rewel hingga maag menjadi langganan saya kalau saya ngga hati-hati makan. Terutama saat makan yang pedes-pedes dan kondisi badan sedang capek. Biasanya dengan obat-obatan maag yang dijual bebas di toko-toko, maag saya bisa sembuh. Tapi kalau salah makan lagi, maag saya bisa kumat. Kalau sudah kumat, perut  mual, perih, kembung, keluar keringat dingin dan pusing.

Jadi dimanapun dan kemanapun, saya selalu bawa obat maag buat jaga-jaga. Cuman susahnya, semakin tambah umur, frekwensi kambuhnya penyakit maag saya semakin sering. Bahkan saya sampai puasa ngga makan yang pedes-pedes.

Pada bulan Ramadhan lalu, tiba-tiba maag saya kambuh. Seperti biasa, perut mual, perih, kembung, keringat dingin dan pusing. Tapi berhubung sudah jam 2 sore, mau mbatalin puasa buat minum obat terasa sayang. Males bayar utang puasa. Jadi ya saya tahan-tahan dulu sambil menahan sakit. Jam empat sore, tiba-tiba ada karyawan saya yang datang. Namanya Solihul alias Liul. Kami kemudian ngobrol. Ngobrolnya sich asyik, cuman ya saya agak pringas pringis menahan sakit hingga mengundang pertanyaan dari Solihul.

Liul lalu bertanya pada saya, apa saya sakit? Dan saya bilang kalau maag saya kambuh, tapi mau minum obat, nanggung karena sebentar lagi Magrib. Liul lalu menyalahkan saya karena saya membiarkan sakit maag saya. Kata Liul, sakit maag bertahun-tahun, bisa menimbulkan komplikasi yang tidak ringan.

Ya, membiarkan sakit maag akan larut larut. Komplikasi ini akan membahas tentang ulkus peptikum, yaitu suatu luka di dinding lambung, bisa dalam atau lebar tergantung dari berapa lama lambung terpapar dengan asam lambung. Ulkus peptikum yang terus menerus akan menyebabkan luka semakin dalam yang menyebabkan perdarahan saluran cerna. Biasanya pasien akan kehilangan darah. Akan tetapi setelah dikeluarkan, gejala yang paling dulu dikeluhkan adalah buang air besar berwarna hitam. Itu berarti sudah ada perdarahan awal. Jika muntah darah berarti sudah lebih lanjut lagi.

Waduh. Saya langsung kesulitan. Liul lalu mengundang saya untuk mengkonsumi Madu hijau.Saya heran, ada ya Madu kok Hijau. Kata Liul saya ini kurang update. Karena Madu hijau itu sudah terkenal di kalangan luas sebagai obat maag yang mujarab. Barangnya harus diselesaikan terlebih dahulu karena harusnya sudah habis di toko-toko. Saya kembali tanya, Madu kok Hijau? Liul lalu menjawab jika Madu hijau itu madu racik. Dari herbal jawa kuno yang sudah digunakan sejak zaman dulu sebagai bahan pengobatan tradisional. Warna hijau pada madu hijau ini berasal dari daun dan buah yang mengandung antioksidan, flavonoid, sebagai zat melawan radikal bebas dalam tubuh dan mengandung peradangan atau luka pada lambung. Nah setelah mendengar penjelasan Liul. Sayapun langsung menyuruh Liul untuk membelikan Madu hijau tersebut.

Dua jam kemudian ia kembali dengan membawa madu hijau. Dan setelah buka puasa. Saya lalu mengkonsumi madu hijau tersebut. Dan kira-kira jam 11 malam penyakit maag saya sembuh. Dan itu saya rasakan setelah berhari-hari. Maag saya tidak pernah kambuh-kambuh lagi sampai sekarang.

Setelah itu saya rutin minum madu hijau. Sehari tiga sendok makan setelah makan. Wah pokoknya tambah manteb saya dengan obat maag saya ini Madu hijau. Makanya saya katakan tentang teman-teman yang memperbaiki perut mual, perih, kembung, keluar keringat dingin dan pusing. Segeralah untuk dikonsumsi Madu hijau. Saya sangat mennagnjurkan untuk membeli Madu hijau yang khasiatnya sudah saya buktikan sendiri. Segeralah beli kompilasi persedian di toko-toko masih ada. Karena biasanya Madu hijau ini cepat habis persediannya di toko-toko dan harus menunggu jika harus pesan lebih dulu.

KENAPA HARUS MADU HIJAU

Setiap tetes Madu Hijau mengandung Terpenoid, tanin steroid, alkonoid, fenolik, saponin yang mengandung kandungan alami dari akar bajakah sebagai zat anti kangker dan cadangan.

KOMPOSISI MADU HIJAU

AKAR BAJAKAH

DAUN KELOR

PROPOLIS TRIGONA

SPIRULINA

MADU HIJAU

VITAMIN C

MADU HIJAU MENJAWAB SEMUA KELUHAN PENYAKIT ANDA

Harga Normal :

Promo Hari ini :